Edukasi Penggunaan Tumbler untuk Mencegah Gagal Ginjal Dini di SD Tilil Bandung

Authors

  • Dwi Rahma Maulani Politeknik STIA LAN Bandung, Indonesia
  • Abdurra'uf Ayman Yusuf
  • Gozali
  • Marizta Aydina Nugroho
  • Saddam Athallah

DOI:

https://doi.org/10.31113/setiamengabdi.v6i1.72

Keywords:

education, Edukasi, pengabdian kepada masyarakat, Pengembangan Inovasi, Inovasi, Inovasi Pelayanan Kesehatan, Inovasi Proyek Perubahan, Bandung Regency, Anak, Siswa Sekolah Dasar, mahasiswa, sosialiasi, sosialization, social media, Pemberdayaan Masyarakat, partisipasi masyarakat

Abstract

Tingginya konsumsi jajanan tidak sehat yang mengandung kadar garam, gula, dan zat adiktif berlebih berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serius, seperti gagal ginjal dini, khususnya pada anak-anak. Rendahnya kesadaran akan pola hidup sehat serta maraknya penggunaan botol plastik sekali pakai turut menjadi permasalahan lingkungan yang perlu segera ditangani. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan sosialisasi kepada 87 siswa kelas V SD Tilil Bandung dengan tujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya membawa tumbler sebagai langkah preventif terhadap gagal ginjal serta mendukung perilaku ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 29 November 2024 selama 3 jam (pukul 09.00–12.00 WIB), dilanjutkan dengan evaluasi pada tanggal 2–6 Desember 2024. Evaluasi dilakukan melalui metode observasi langsung dan wawancara dengan wali kelas guna menilai dampak dari kegiatan sosialisasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kebiasaan siswa dalam membawa botol minum sendiri serta meningkatnya pemahaman terhadap pentingnya pola hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di satuan pendidikan lainnya sebagai bentuk intervensi promotif dan preventif untuk menumbuhkan kesadaran pola hidup sehat dan perilaku ramah lingkungan sejak usia dini.

References

Dewi, R., Haryono, T., Nurhayati, A. (2022). Efektivitas program Pendidikan kesehatan di sekolah Dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat siswa. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 10(3), 134-142.

Environmental Protection Agency (EPA). (2021). Reducing salt intake to protect kidney health. www.epa.gov

Hartono, B., Siregar, H. (2020). Dampak konsumsi makanan tinggi garam terhadap fungsi ginjal pada anak usia sekolah, Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(1), 45-52.

Kementrian Kesehatan RI. (2022). Laporan tahunan kesehatan ginjal dan prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prasetyo, A., Kurniawati, D. (2021). Penggunaan media interaktif untuk mengedukasi perilaku ramah lingkungan pada siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Environmental Education, 5(2), 89-98.

World Health Organization (WHO). (2020). Reducing salt intake to protect kidney health. www.who.int

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

Citation Check