Strategi Pencegahan Pernikahan Dini Dengan Pendekatan Edukasi Konstruktivisme

Authors

  • Fahrany Nuraliffia Politeknik STIA LAN BANDUNG, Indonesia
  • Anisa Aulia Hafsani
  • Muhammad Rangga Hidayat
  • Silvi Dini Agus Setiani
  • Shaldan Sufha

DOI:

https://doi.org/10.31113/setiamengabdi.v6i1.65

Keywords:

Pernikahan dini, Pencegahan, Edukasi, Kontruktivisme, Early marriage, Prevention, Constructivism

Abstract

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh anak dibawah 18 tahun. Perilaku ini merupakan kegiatan yang merugikan bagi anak anak, Pendidikan mengenai pernikahan dini perlu dilakukan kepada anak-anak muda. Karena adanya peningkatan angka pernikahan dini dalam beberapa waktu terutama di jawa barat itu sendiri, pada tahun 2022 tercatat 5.523 kasus menjadikannya sebagai provinsi dengan kasus tertinggi ketiga di indonesia. Sementara itu, di kota bandung, 8,81% perempuan menikah di bawah usia 16 tahun yang masih tergolong tinggi menjadikan alasan pengabdian masyarakat ini memiliki tema pernikahan dini. Pengabdian ini dilakukan kepada siswa dan siswi di SMAN 18 Bandung dengan metode konstruktif. Adanya sosialisasi ini menjadi menjadi kali pertama yang mengangkat tentang pernikahan dini di SMAN 18 Bandung membuat pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pernikahan dini meningkat dari yang awalnya masih minim. Adapun output dari pengabdian ini berupa modul online tentang pernikahan dini, membentuk pemahaman siswa dan siswi tentang dampak dari pernikahan dini dan mendorong keinginan untuk melanjutkan pendidikan.

References

Basra. (2023, June 12). UNICEF: Indonesia Peringkat 8 Dunia Banyaknya Kasus Pernikahan Dini. Kumparan , 1–1.

Eko. (2023, November 4). Indonesia Peringkat Empat Kasus Kawin Anak di Dunia, 25,52 Juta Anak Menikah Usia Dini. School Media News, 1–1.

L.C Fabio Maria. (2023, November 3). 5.523 Kasus Perkawinan Anak, Jabar Peringkat Tiga Terbanyak di Indonesia. Kompas, 1–1.

Marlah, A., Akbar, S., Halim, D., Penduduk, D. P., Berencana, K., & Bulukumba, K. (n.d.). Strategi Pencegahan Pernikahan Usia Dini Melalui Penerapan Pusat Informasi Dan Konseling Remaja (PIK-R) Di SMK Negeri 1 Bulukumba Early Marriage Prevention Strategy Through The Implementation Of Pusat Informasi Dan Konseling Remaja (PIK-R) Di SMK Negeri 1 Bulukumba. Jurnal Administrasi Negara, 26, 2020.

Maulana, I. (n.d.). Seminar Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Jakarta, 2 Agustus 2018 Pendekatan Konstrutivisme dengan Strategi Pembelajaran Tugas Dan Paksa.

Nurhasnawati, O. : (n.d.). Model- model Pembelajaran Konstruktivisme.

Nyoman Adi, I., & Ibna, L. (n.d.). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Wanita.

R.Neng Cucu. (2023, October 7). 8 Provinsi dengan Angka Pernikahan Dini Tertinggi di Indonesia, Jawa Barat Urutan ke... Ayo Bandung.Com, 1–1.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

Citation Check