Pemberdayaan Pengrajin Anyaman Bambu Desa Wonosuko Melalui Optimalisasi Pemasaran Digital dan Penguatan Branding Berbasis Asset-Based Community Development
DOI:
https://doi.org/10.31113/setiamengabdi.v7i1.101Keywords:
Wonosuko, Anyaman bambu, Pemasaran digital, Pemberdayaan masyarakat, Asset-Based Community Development (ABCD)Abstract
Desa Wonosuko memiliki potensi besar dalam kerajinan anyaman bambu, namun menghadapi keterbatasan pemasaran yang menyebabkan rendahnya jangkauan pasar produk. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha anyaman bambu melalui optimalisasi pemasaran digital dan penguatan branding berbasis pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dilaksanakan melalui identifikasi aset lokal, perencanaan program bersama mitra, pelatihan pemasaran digital, pendampingan pengelolaan media sosial, serta evaluasi hasil kegiatan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan, dan pendampingan kepada pengrajin anyaman bambu. Program yang dilakukan mencakup pembuatan identitas merek, pengembangan akun media sosial, produksi konten promosi, dan penyediaan perangkat pendukung pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan jangkauan pemasaran dan permintaan produk. Sebelum pendampingan, penjualan rata-rata hanya 8–10 produk per bulan, sedangkan setelah program mitra memperoleh pesanan sekitar 70 produk anyaman bambu untuk kebutuhan souvenir pernikahan dari desa lain. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pemasaran digital dan branding berbasis aset lokal efektif dalam memperluas pasar serta meningkatkan daya saing UMKM kerajinan bambu.
References
Adinugraha, H. H., Al Masobih, I., Nafiyah, I., & Anas, A. (2024). Community Empowerment in Kebanggan Village: Asset-Based Community-Driven Development (ABCD) Approach. IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa, 3(1), 58–65. https://doi.org/10.58707/ikhlas.v3i1.994
Afandi, A., Lubis, M. A., & Hayati, I. (2023). Empowering Medan MSMEs through digital marketing training. Community Empowerment, 8(12), 2080–2087. https://doi.org/10.31603/ce.10708
Astawa, I. P. M., Pugra, I. W., & Suardani, M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Lanjut Usia dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) di Dusun Kawan Desa Bakas Kabupaten Klungkung. Bhakti Persada, 8(2), 108–116. https://doi.org/10.31940/bp.v8i2.108-116
Bondowoso, B. K. (2023). Kabupaten Bondowoso dalam Angka Bondowoso Regency Figures 2023.
Chaffey, D. & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital Marketing Strategy, Implementation, and Practice (6 ed). United Kingdom: Pearson Education Limited.
Florida, R. (2007). The flight of the creative class. The Flight of the Creative Class: The New Global Competition for Talent, 1–24.
Higgs, P., & Cunningham, S. (2008). Creative Industries Mapping: Where have we come from and where are we going? Creative Industries Journal, 1(1), 7–30. https://doi.org/10.1386/cij.1.1.7_1
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed). Pearson Education Limited.
Kustanti, R. (2022). Pengembangan UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif di Kabupaten Jepara. Jurnal Ekobistek, 11, 239–244. https://doi.org/10.35134/ekobistek.v11i3.366
Mavilinda, H. F., Nazaruddin, A., Nofiawaty, N., Siregar, L. D., Andriana, I., & Thamrin, K. M. H. (2021). Menjadi "UMKM Unggul” Melalui Optimalisasi Strategi Pemasaran Digital dalam Menghadapi Tantangan Bisnis di Era New Normal. Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services, 2(1), 17–28. https://doi.org/10.29259/jscs.v2i1.29
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
PEREKONOMIAN, K. K. B., & INDONESIA, R. (2025). Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas, Tingkatkan Kontribusi terhadap Ekspor Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, 1–5. https://ekon.go.id/publikasi/detail/6152/pemerintah-dorong-umkm-naik-kelas-tingkatkan-kontribusi-terhadap-ekspor-indonesia
Purwani, D. A. (2025). Empowering Society Through Digitalization of MSMEs During the Recession. Jurnal Komunikasi Indonesia, 14(1). https://doi.org/10.7454/jkmi.v14i1.1250
Roosita Cindrakasih, R. (2022). Strategi Komunikasi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Daya Beli Konsumen Disaat Pandemi Covid-19. Brand Communication : Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 129–141. http://jurnalprisanicendekia.com/index.php/jbc/article/view/46
Ryan, D., & Jones, C. (2009). Understanding digital marketing: marketing strategies for engaging the digital generation. In Choice Reviews Online (Vol. 46, Number 10). https://doi.org/10.5860/choice.46-5706
Ujang Syahrul Mubarrok, Zulfia Rahmawati, A. A. S. R. H. (2025). Optimalisasi Digital Marketing Guna Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Pengunjung Media Sosial Tugu Park Tulungagung. SeTIA Mengabdi – Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 85–94.
Wajdi, M. B., Sa’adillah, R., Ekaningsih, L. A., Rizal, H. S., & Fathurrohman, A. (2024). Asset-Based Community Development: Leveraging LocalStrengths for Empowering Communities : A BibliographicAnalysis. Engagement, 8(1), 308–325.
Wibawa, S. (2023). KemenKop : Produk Industri Kreatif Miliki. 1–5.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ayatullah Ababil, Wayan Sa’ah Maisuri, Afifah Rahmawati Trisnaningrum, Dini Iklillah, Yanti Anggraeni, Zulfa Nurul Maulida, Muhammad Habiburrahman, Qurrotul Aini, Desy Nafilah Nurlaili, Alif Fatuz Zakia, Ibnu Haluan, Wardatus Sholihah, Muhammad Ferdi Hasan, Gesha Ayu Hanifah, Dinda Ayulia Fatra, Anggi Trivina Palupi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- The journal allow the authors to hold the copyright without restrictions and allow the authors to retain publishing rights without restrictions.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







