https://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/issue/feedSetia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat2025-12-31T03:53:56+00:00Nita Nurliawatinitanurliawati@poltek.stialanbandung.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> sebagai media ilmiah yang merupakan wadah pengembangan untuk hasil-hasil penelitian yang diimplementasikan pada kegiatan pengabdian masyarakat dan mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian berupa advokasi, workshop, bimbingan teknis dan kegiatan lainnya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan praktik ke masyarakat.</p> <p>Jurnal ini dipublikasikan oleh Politeknik STIA LAN Bandung setiap bulan Juni dan Desember. Penulis yang mengirimkan naskah diharuskan untuk mengikuti pedoman penulisan naskah. Jika naskah yang dikirim tidak sesuai dengan pedoman penulisan dan template yang telah ditentukan, maka naskah akan ditolak sebelum masuk proses review.</p> <p>E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210611020880310" target="_blank" rel="noopener">2798-2122</a></p>https://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/article/view/79Sosialisasi Tata Kelembagaan, Pengelolaan Dana Desa, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Bumdes2025-11-21T06:29:20+00:00Arifiani Widjayantiarifiani@stialan.ac.idEddy Kusponco Wibowoeddy.kusponco@stialan.ac.idHeny Handayaniheny.handayani@stialan.ac.id<p>Desa merupakan bagian yang penting dalam keberadaan bangsa Indonesia. Dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional, desa berperan sebagai lembaga terdekat dengan masyarakat, sehingga dapat menyasar kelompok yang ingin sukses melalui pembentukan badan ekonomi atau organisasi masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan wilayah. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan lebih mengenai tata kelola kelembagaan desa, pengelolaan dana desa, serta pengembangan sumber daya manusia desa, terutama pada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Penerapan PKM ini dilakukan melalui sosialisasi ke beberapa Bumdes di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Melalui sosialisasi tersebut, Bumdes yang diundang menjadi lebih memahami praktik tata kelola kelembagaan serta penggunaan dana desa pada Bumdes. Sedangkan dalam pengembangan sumber daya manusianya, Bumdes lebih memahami bahwa hal tersebut dapat dilakukan dengan cara (1) rekrutmen, (2) pelatihan, dan (3) pengembangan karir. Lalu, partisipasi masyarakat dapat dilakukan melalui adanya (1) keterlibatan aktif masyarakat, (2) masukan dari masyarakat, serta (3) manfaat yang diperoleh dari Bumdes. Sehingga secara keseluruhan, sosialisasi terhadap Bumdes di Kecamatan Caringin ini memberikan pemahaman mendalam terkait tata kelola kelembagaan, penggunaan dana desa, pengembangan sumber daya manusia, yang pada akhirnya menumbuhkan partispasi masyarakat.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Arifiani Widjayanti, Eddy Kusponco Wibowo, Heny Handayanihttps://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/article/view/84Evaluasi Penerapan Indikator Internal Sae pada Pengukuran Kinerja Bappeda Jawa Barat2025-11-25T02:30:37+00:00Khalda Meida Nurfitrikhaldameidanurfitri@gmail.comMuhamad Nur Afandim.nurafandi@poltek.stialanbandung.ac.id<p>Pelaksanaan evaluasi kinerja dan pengelolaan anggaran di lingkungan Bappeda Provinsi Jawa Barat memerlukan pendekatan yang lebih terstruktur, terukur, dan konsisten untuk memastikan efektivitas pengendalian serta akuntabilitas pelaporan. Kondisi tersebut menjadi dasar pentingnya dilakukan analisis terhadap Indikator Internal Sae, yang sejak 2024 digunakan sebagai alat ukur kinerja dan anggaran bulanan pada setiap unit kerja. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menilai sejauh mana indikator tersebut diterapkan, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang muncul dalam proses pelaksanaannya. Metode yang digunakan meliputi analisis capaian indikator pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan hasil anggaran, serta evaluasi ketepatan waktu pelaporan kinerja dan administrasi dari masing-masing unit kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun Internal Sae mampu memberikan gambaran objektif terkait capaian kinerja, masih terdapat kendala berupa deviasi anggaran, keterlambatan pelaporan, serta inkonsistensi pemenuhan output bulanan. Berdasarkan temuan tersebut, kegiatan ini menghasilkan rekomendasi berupa penyusunan SOP pelaporan, penguatan pembinaan kepada unit kerja, dan pemberian apresiasi bagi unit dengan kinerja terbaik. Rekomendasi ini diharapkan mampu meningkatkan komitmen, konsistensi, dan efektivitas penerapan Indikator Internal Sae sehingga dapat memperkuat kualitas pengukuran kinerja di lingkungan Bappeda Jawa Barat.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Khalda, Muhamad Nur Afandihttps://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/article/view/88Advokasi Aksesibilitas Jalur Pedestrian bagi Penyandang Disabilitas di Kota Bandung 2025-11-21T07:44:55+00:00Reza Septianrezaseptian1945@gmail.comRaisa Rafifiti Choerunnisaraisachoerunnisa@gmail.comDinoroy Marganda Aritonangdinoroy@poltek.stialanbandung.ac.idSiti Widharetno Mursalimsitiwidharetno@poltek.stialanbandung.ac.id<p>Isu aksesibilitas bagi 8.717 penyandang disabilitas di Kota Bandung pada 2024 menunjukkan kebutuhan mendesak akan perbaikan fasilitas pedestrian sesuai Pedoman No 07/P/BM/2023. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendorong implementasi aksesibilitas melalui <em>policy advocacy</em> berbasis bukti. Kegiatan dilakukan pada FebruariāAgustus 2025 melalui observasi pada 13 ruas jalan kota, wawancara dengan 10 narasumber dari DSDABM, komunitas disabilitas, dan masyarakat, serta kampanye digital. Advokasi dilakukan melalui penyusunan <em>policy brief</em>, audiensi resmi dengan DSDABM, dan pemberian rekomendasi teknis mengenai lebar jalur minimal 1,8 meter, kemiringan <em>ramp</em> 1:12, serta penyambungan <em>guiding block</em> pada titik-titik terputus, serta melakukan monitoring secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan masih terdapat jalur pedestrian yang masih belum memenuhi pedoman, terutama terkait <em>ramp</em> dan jalur taktil. Namun, setelah advokasi, DSDABM menyatakan komitmen tertulis untuk memprioritaskan perbaikan dimulai melakukan penataan menyeluruh di Jalan Terusan Jakarta, yang kini memenuhi seluruh prinsip <em>Universal Design</em>. <em>Policy brief</em> diterima sebagai acuan penyusunan rencana kerja teknis tahun berikutnya. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan respons institusional serta arah kebijakan yang lebih jelas dalam perbaikan aksesibilitas pedestrian di Kota Bandung.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Reza Septian, Raisa Rafifiti Choerunnisa, Dinoroy Marganda Aritonang, Siti Widharetno Mursalimhttps://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/article/view/89Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Melalui Integrasi Participatory Action Research2025-12-01T03:51:32+00:00Iman Nurjamanimannurjaman@unsur.ac.idRisman Hakimriskimzy25@gmail.comMoch. Adam Hilmanadamhilman947@gmail.com<p>Pengembangan desa wisata berkelanjutan di Indonesia menghadapi tantangan integrasi infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menganalisis implementasi <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang mengintegrasikan infrastruktur wisata dengan literasi masyarakat di Desa Sukakarya, Cianjur. Program melibatkan 88 peserta selama 43 hari melalui siklus PAR (<em>planning-action-observation-reflection</em>) dengan fokus pada infrastruktur keselamatan, identitas visual, ekonomi kreatif berbasis teh, dan peningkatan literasi. Data dikumpulkan melalui <em>pre-post-test</em>, <em>observasi partisipatif</em>, dan wawancara, dianalisis secara triangulasi. Hasil utama: realisasi 100% infrastruktur (12 unit), peningkatan skor literasi 65 poin, 2 produk unggulan (proyeksi Rp1.300.000/bulan), partisipasi 85%, pengurangan sampah 30%-33%. Kontribusi teoretis: <em>framework</em> integrasi infrastruktur-literasi melalui PAR menciptakan <em>multiplier</em> <em>effect</em>, membedakan dari studi sebelumnya yang memisahkan kedua aspek. Model PAR terintegrasi efektif menciptakan <em>sense of ownership</em> dan solusi berkelanjutan.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Iman Nurjaman, Risman Hakim, Moch. Adam Hilmanhttps://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/article/view/93Optimalisasi Digital Marketing Guna Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Pengunjung Media Sosial Tugu Park Tulungagung 2025-12-10T03:26:39+00:00Ujang Syahrul Mubarrokujang@uniska-kediri.ac.idZulfia Rahmawatizulfiarahmawati@uniska-kediri.ac.idAmellia Aura Syifa Rahma Hadiamelliaaurasyifa@gmail.com<p>Pengelolaan media sosial merupakan aspek penting dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata di era digital. Namun, akun Instagram Tugu Park Tulungagung masih dikelola secara sederhana sehingga berdampak pada rendahnya jumlah pengunjung media sosial dan tingkat interaksi audiens. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan digital marketing guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pengunjung media sosial Tugu Park Tulungagung.Pengabdian dilaksanakan di Tugu Park Tulungagung pada tahun 2025 dengan sasaran pengelola wisata dan komunitas lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan digital marketing, pendampingan produksi konten, implementasi uji coba, serta monitoring dan evaluasi berbasis data Instagram Insights.Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan performa media sosial, ditandai dengan kenaikan jumlah pengikut sebesar 25,6%, peningkatan rata-rata tayangan sebesar 60,9%, serta peningkatan engagement rate hingga 71,4% dalam periode dua bulan. Selain itu, kemampuan pengelola dalam menyusun kalender konten, desain visual, dan teknik bercerita juga mengalami peningkatan. Kegiatan ini disarankan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan dengan pendampingan berkala agar optimalisasi digital marketing dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan destinasi wisata lokal.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Ujang Syahrul Mubarrok, Zulfia Rahmawati, Amellia Aura Syifa Rahma Hadihttps://setiamengabdi.stialanbandung.ac.id/index.php/stiamengabdi/article/view/94Pelatihan Pengemasan dan Pelabelan Sebagai Usaha Peningkatan Pengembangan Produk pada UMKM Pindang Ikan di Desa Kusamba 2025-12-03T07:14:10+00:00Luh Putu Wrasiatiwrasiati@unud.ac.idLuh Dian Rna Fajarinidianrna@unud.ac.idI Made Sudarmaimadesudarma@unud.ac.idI Wayan Ryantama Swastika Brajabraja@unud.ac.idI Gede Arie Mahendra Putraariemahendra@unud.ac.id<p>Desa Kusamba di Kabupaten Klungkung, Bali, merupakan sentra produksi olahan hasil perikanan melalui POKLAHSAR Ulam Sari Segara yang memproduksi ikan pindang dan abon ikan. Namun, mitra masih menghadapi kendala berupa rendahnya daya simpan produk, kualitas kemasan yang belum standar, keterbatasan manajemen usaha, serta pemasaran digital yang belum optimal. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas produksi, kapasitas manajemen usaha, dan jangkauan pemasaran melalui pelatihan pengemasan, pelabelan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta digitalisasi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan selama delapan bulan melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan 36 anggota POKLAHSAR. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: pemahaman desain kemasan mencapai 90%, pemahaman label 75%, kemampuan menghitung HPP 60%, dan keterampilan pengemasan vakum 75%. Selain itu, 100% peserta terlatih dalam pengemasan dan pelabelan, 75% mampu mengoperasikan alat pengemasan, 75% produk telah menggunakan kemasan fungsional, serta pemasaran digital meningkatkan jangkauan pasar hingga 50%. Dukungan alat produksi (freezer dan coolbox) turut memperbaiki mutu bahan baku. Program ini terbukti meningkatkan daya saing produk olahan ikan melalui inovasi teknologi pengemasan dan penguatan literasi manajemen serta pemasaran digital, sehingga mendukung keberlanjutan usaha perikanan masyarakat pesisir.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Luh Putu Wrasiati, Luh Dian Rna Fajarini, I Made Sudarma, I Wayan Ryantama Swastika Braja, I Gede Arie Mahendra Putra